<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sang Pengelana</title>
	<atom:link href="http://sfathoni.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sfathoni.wordpress.com</link>
	<description>Back to Syariah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Apr 2008 16:05:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sfathoni.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sang Pengelana</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sfathoni.wordpress.com/osd.xml" title="Sang Pengelana" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sfathoni.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mencegah Pemanasan Global</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/03/01/mencegah-pemanasan-global/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/03/01/mencegah-pemanasan-global/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 19:16:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Cuaca adalah fenomena yang dapat bervariasi dari hari ke hari. Sedang tren jangka panjang disebut iklim. Ketika tren ini berubah maka kita bicara tentang perubahan iklim. Pada skala global, ini disebut Global Climate Change. Sejak era industri, orang mencatat perubahan iklim ini. Efek ini diduga akibat meningkatnya karbon dioksida (CO2) di atmosfir sebagai dampak pembakaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=35&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"> <span><font size="2"><font face="Tahoma">Cuaca adalah fenomena yang dapat bervariasi dari hari ke hari.<span>  </span>Sedang tren jangka panjang disebut iklim.<span>  </span>Ketika tren ini berubah maka kita bicara tentang perubahan iklim.<span>  </span>Pada skala global, ini disebut <i>Global Climate Change</i>.<span>  </span>Sejak era industri, orang mencatat perubahan iklim ini.<span>  </span>Efek ini diduga akibat meningkatnya karbon dioksida (CO2) di atmosfir sebagai dampak pembakaran hidrokarbon baik bahan bakar fossil, hutan maupun sampah, sehingga sinar inframerah dari matahari lebih banyak terperangkap di atmosfir.<span>  </span>Karena efek semacam ini mirip yang dirasakan di rumah-rumah kaca, maka disebut Efek Rumah Kaca (Greenhouse effect) dan CO2 disebut juga ”gas rumah kaca” (Greenhouse-Gas/GHG).<span>  </span>Dan karena efeknya memanaskan secara global, maka disebut ”global warming”. </font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Karena memerlukan riset jangka panjang seperti ini, maka sebagian orang masih berbeda pendapat tentang dimensi efek global warming.<span>  </span>Ada yang menganggap efek ini akan dinetralisir oleh peningkatan reaktivitas lautan secara alami.<span>  </span><span>  </span></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span id="more-35"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span style="color:black;"><font size="2"><font face="Tahoma">Namun mau tak mau kita tetap harus mempersiapkan diri.<span>  </span>Masalahnya, salah iklim tidak dapat diatasi dalam waktu singkat.<span>  </span>Kalau kemarau panjang terjadi, sedang lahan pertanian terlanjur ditanami dengan padi yang sangat butuh air, maka akan terjadi krisis pangan.<span>  </span>Karena itu memang pemerintah perlu mengarahkan agar dunia pertanian mengantisipasi hal itu.<span>  </span>Ribuan kilometer sistem irigasi harus segera direvitalisasi.<span>  </span>Bibit padi yang disiapkan harus juga yang lebih tahan kekeringan.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span style="color:black;"><font size="2"><font face="Tahoma">Namun di sisi lain, sistem pemantauan cuaca kita juga harus terus dibangun. Jaringannya perlu diperpadat, komputernya dimodernisir dan SDM-nya ditingkatkan profesionalitas dan kesejahteraannya.<span>  </span>Sistem ini juga harus diintegrasikan ke jaringan pemantau cuaca global, termasuk yang berbasis satelit.<span>  </span>Akurasinya harus ditingkatkan, agar ramalan iklim ini memang prediksi yang ilmiah, bukan sekedar isu murahan yang dimanfaatkan segelintir pengusaha untuk mendapatkan proyek pengadaan beras impor atau justifikasi kebakaran hutan – yang sebenarnya telah disengaja.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><font size="2"><font face="Tahoma"><span>Sejak masa pencatatan temperatur secara ilmiah dan teratur selama 100 tahun terakhir, tercatat suhu bumi naik 0,75</span><span>°</span><span> C.<span>  </span>Yang mencolok, setelah 1950, tren kenaikan suhu terlihat cukup konsisten dengan sekitar 0,25</span><span>°</span><span> C per dekade untuk daratan dan 0,13</span><span>°</span><span> C per dekade untuk lautan.</span></font></font></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font face="Tahoma" size="2"> </font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><b><span><font size="2"><font face="Tahoma">Dampak Pemanasan Global</font></font></span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Pemanasan global diduga keras akan berpengaruh dalam bentuk sebagai berikut:</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.75pt;text-align:justify;margin:0 0 3pt 18.75pt;"><span><span><font face="Tahoma" size="2">(1)</font><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">    </span></span></span><span><font size="2"><font face="Tahoma">Es di kutub dan gunung-gunung tinggi mencair.<span>  </span>Menurut perhitungan, hal ini menaikkan paras laut setinggi hingga 5 &#8211; 7 meter!<span>  </span>Tentu saja kenaikan paras laut rata-rata ini harus diukur dari stasiun pasang surut yang stabil, tidak terjadi gempa atau penurunan muka tanah (land-subsidence).</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.75pt;text-align:justify;margin:0 0 3pt 18.75pt;"><span><span><font face="Tahoma" size="2">(2)</font><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">    </span></span></span><span><font size="2"><font face="Tahoma">Kalau air laut naik, maka dataran rendah akan tergenang.<span>  </span>Daerah pantai atau dataran rendah yang produktif di bawah level tertentu akan hilang.<span>  </span>Pulau-pulau kecil yang rendah juga akan dihapus dari peta.<span>  </span>Dataran rendah ini hilang karena muka air laut naik, bukan hanya karena digerus abrasi atau diambil pasirnya.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.75pt;text-align:justify;margin:0 0 3pt 18.75pt;"><span><span><font face="Tahoma" size="2">(3)</font><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">    </span></span></span><span><font size="2"><font face="Tahoma">Bila daratan yang hilang ini merupakan acuan dari ”pagar batas” suatu negeri, maka batas negeri itu bisa kembali menjadi persengketaan mengingat batas alamnya hilang.<span>  </span>Untuk negara kepulauan seperti Indonesia dengan batas laut yang kritis dengan beberapa negara, hilangnya sebuah pulau terluar bisa berakibat ribuan kilometer persegi wilayah kedaulatan laut baik itu laut teritorial, Zona Ekonomi Eksklusif atau Landas Kontinen dapat tiba-tiba hilang.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.75pt;text-align:justify;margin:0 0 3pt 18.75pt;"><span><span><font face="Tahoma" size="2">(4)</font><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">    </span></span></span><span><font size="2"><font face="Tahoma">Perubahan sirkulasi plankton dan otomatis perubahan sebaran ikan yang pada akhirnya pada persediaan sumber pangan dari laut.<span>  </span>Nasib jutaan nelayan atau petani tambak ada di ujung tanduk.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.75pt;text-align:justify;margin:0 0 3pt 18.75pt;"><span><span><font face="Tahoma" size="2">(5)</font><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">    </span></span></span><span><font size="2"><font face="Tahoma">Perubahan vegetasi.<span>  </span>Daerah yang kini beriklim sedang akan menjadi lebih hangat sehingga dapat menanam tanaman tropis.<span>  </span>Sementara itu daerah yang sekarang sudah hangat seperti di Indonesia, dapat berubah menjadi gurun!</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18.75pt;text-align:justify;margin:0 0 3pt 18.75pt;"><span><span><font face="Tahoma" size="2">(6)</font><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">    </span></span></span><span><font size="2"><font face="Tahoma">Perubahan pola penyakit, akibat beberapa virus atau bakteria yang dulu hanya ada di daerah tropis (seperti malaria, DBD dan sejenisnya) akan melanda daerah beriklim sedang.<span>  </span>Bila para pekerja kesehatan di sana tidak akrab dengan penyakit tropis seperti itu, maka akan timbul pandemi yang sangat ganas.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font face="Tahoma" size="2"> </font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><b><span><font size="2"><font face="Tahoma">Sumber Gas Rumah Kaca</font></font></span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Hingga saat ini dua negara besar yaitu China dan Amerika Serikat menolak meratifikasi protokol Kyoto, walau dengan alasan yang berbeda.<span>  </span>China berposisi bahwa aktivitas ekonominya masih jauh di bawah negara-negara industri maju.<span>  </span>Pengurangan CO2 berarti menutup kesempatan rakyat China untuk menikmati standar hidup yang lebih baik.<span>  </span>Sedang AS memang kurang berminat menurunkan tingkat penggunaan energi fossilnya, terutama di bidang transportasi.<span>  </span>Namun isu yang saat ini beredar justru bahwa sumber gas rumah kaca ini dunia Islam akibat pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali karena penolakan terhadap program Keluarga Berencana (KB).<span>  </span><span>  </span></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Faktanya, selama ini AS adalah “juara” penghasil CO2, yaitu 39% dunia.<span>  </span>Negara-negara G-8 (AS, Jepang, Jerman, Canada, Inggris, Perancis, Italia dan Rusia) total membuang CO2 68% dunia.<span>  </span>Artinya, jumlah CO2 dari seluruh negara lainnya, termasuk Indonesia dan China kurang dari 32%.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Selama ini sektor yang paling banyak menghasilkan CO2 adalah energi (baik untuk industri maupun transportasi).<span>  </span>AS menghembuskan hampir 6500 Mega Ton CO2-equivalen, di mana 95% dari sektor energi.<span>  </span>Sebagai pembanding, Indonesia hanya menghembuskan kurang dari 400 Mega Ton CO2-equivalen, meski jumlah penduduk Indonesia sudah mendekati penduduk AS.<span>  </span>Namun karena di Indonesia sering terjadi kebakaran hutan, baik disengaja atau tidak, Indonesia “menyumbang” CO2 sebanyak 3000 Mega Ton CO2-equivalen.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Negara-negara maju anggota UNFCCC pada awalnya punya komitmen untuk membantu secara finansial negara-negara berkembang dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim ini.<span>  </span>Untuk itu negara-negara berkembang diwajibkan untuk melakukan sejumlah hal seperti menjaga hutan-hutannya serta menyerahkan data <i>Greenhouse gas-inventory</i>.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Namun setelah sepuluh tahun Kyoto Protokol, negara-negara berkembang semakin sadar bahwa ada faktor-faktor institusional yang sangat sulit diatasi, yaitu: (1) negara-negara industri terdepan di dunia (dikenal dengan G-8) sudah berada pada “zona nyaman”, sehingga malas untuk berubah; (2) di dunia saat ini tidak ada skema ekonomi alternatif yang berskala global; dan (3) PBB ternyata tidak punya kapasitas politik yang cukup.<span>  </span>Faktanya, politik PBB dan ekonomi dunia saat ini sangat ditentukan oleh politik dan aktivitas korporasi Amerika Serikat – yang menolak meratifikasi protokol Kyoto tadi.</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Maka semakin jelas bahwa untuk menyelamatkan planet ini dari kehancuran ekologis, perlu paradigma dan sistem politik dan ekonomi global yang baru.<span>  </span>Sistem politik dan ekonomi kapitalistis-sekuler terbukti gagal.<span>  </span>Perlu ada sistem alternatif yang bersandar kepada Sang Pencipta Yang Maha Tahu.<span>  </span>Allah berfirman: </font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><i><span><font size="2"><font face="Tahoma">Telah tampak kerusakan di darat dan di laut akibat perbuatan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. 30: 41)</font></font></span></i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Sistem alternatif bagi dunia yang sekaligus adalah sistem satu-satunya bagi kaum muslimin itu adalah sistem pemerintahan Islam global (khilafah).<span>  </span>Syariat Islam yang diterapkan secara menyeluruh oleh khilafah akan mengatasi masalah CO2 ini sejak dari akarnya.<span>  </span>CO2 akan dikurangi dari sisi demand maupun supply.<span>  </span></font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Dari sisi demand: CO2 dihasilkan dari penggunaan energi konvensional (minya, gas, batubara).<span>  </span>Semakin materialis gaya hidup seseorang, makin banyak energi dihabiskannya dan semakin banyak pula CO2 akan dibuangnya.<span>  </span>Dengan digantinya paradigma kebahagiaan dengan paradigma Islam, maka sekaligus dua masalah teratasi: kebutuhan energi dan CO2.<span>  </span>Bentuk mengurangi demand ini bisa berupa penataan ruang baik makro maupun mikro yang lebih baik, sehingga mengurangi kebutuhan energi untuk transportasi, penerangan atau penyejuk udara.<span>  </span>Secara teknologi, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) juga dapat menekan kebutuhan transportasi cukup signifikan, karena akan banyak hal dapat dilakukan secara jarak jauh (misalnya tele-conference, tele-working, dsb).</font></font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 3pt;"><span><font size="2"><font face="Tahoma">Sedang dari sisi supply, penggunaan energi terbarukan seperti energi surya dalam berbagai bentuknya (solar-cell, solar-farm, solar-tank), energi angin (wind-farm), energi air (dari mikrohidro sampai PLTA), energi ombak, energi suhu laut (Ocean-Thermal-Energi-Conversion, OTEC), pasang surut, panas bumi (geothermal) hingga energi nuklir dapat membantu menurunkan penggunaan energi konvensional, dan pada akhirnya mengantisipasi pemanasan global.<span>  </span></font></font></span></p>
<p><span><font size="2"><font face="Tahoma">Di sisi lain, gerakan pelestarian hutan dan penanaman pohon harus digalakkan, baik secara individual, korporasi maupun negara.<span>  </span>Dalam 12 tahun (1991-2003), Indonesia sudah kehilangan 68 juta hektar hutan, atau sekitar 10 hektar per menit!<span>  </span>Bayangkan, hutan seluas 15x lapangan bola lenyap setiap menit!<span>  </span>Di level bawah, para aktivis dakwah perlu mengingatkan ummat pada hadits Nabi yang berbunyi kira-kira, <i>“Andaikan kiamat terjadi sore hari, di pagi hari seorang muslim tetap akan menanam sebuah pohon”,</i> dan di hadits lain, <i>“Andaikata buah pohon itu dinikmati oleh ulat atau burung, maka itu tetap terhitung sedekah dari yang menanamnya”</i>. </font></font></span><span><font size="2"><font face="Tahoma">Dr. Fahmi Amhar (Peneliti Utama Bakosurtanal)</font></font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=35&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/03/01/mencegah-pemanasan-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Microsoft Beberkan Rahasia Softwarenya</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/microsoft-beberkan-rahasia-softwarenya/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/microsoft-beberkan-rahasia-softwarenya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 19:33:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/microsoft-beberkan-rahasia-softwarenya/</guid>
		<description><![CDATA[San Francisco &#8211; Tak biasanya Microsoft akur dengan pengembang software open source. Raksasa bisnis komputer ini menyatakan, akan membuka informasi teknis dari sebagian software produksinya untuk memudahkan pengembang open source memanfaatkannya secara gratis. &#8220;Tujuannya untuk mempromosikan interoperabilitas yang lebih besar serta kesempatan bagi konsumen dan pengembang. Hal ini dilakukan dengan membuat produk kami lebih terbuka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=34&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b>San Francisco</b> &#8211; 	Tak biasanya Microsoft akur dengan pengembang software<i> open source</i>. Raksasa bisnis komputer ini menyatakan, akan membuka informasi teknis dari sebagian software produksinya untuk memudahkan pengembang <i>open source</i> memanfaatkannya secara gratis.</p>
<p>&#8220;Tujuannya untuk mempromosikan interoperabilitas yang lebih besar serta kesempatan bagi konsumen dan pengembang. Hal ini dilakukan dengan membuat produk kami lebih terbuka dan membagi informasi mengenai teknologinya,&#8217; ungkap CEO Microsoft, Steve Ballmer.<br />
<span id="more-34"></span><br />
Microsoft memaparkan, akan membeberkan beberapa detail kode-kode teknis dari software populernya seperti Office 2007 dan sistem operasi Windows Vista. Microsoft memposting sekitar 30.000 halaman mengenai informasi protokol softwarenya secara online yang sebelumnya dirahasiakan, sehingga bisa diakses mereka yang membutuhkannya.</p>
<p>Steve Ballmer menambahkan, Microsoft tak akan lagi menempuh langkah hukum untuk menggugat developer <i>open source </i>jika mereka hendak memanfaatkan keterbukaan software ini untuk tujuan non-komersial. Sebelumnya, Microsoft sering menggugat pengembang <i>open source</i> dengan tuduhan pelanggaran hak cipta.</p>
<p>Tentu saja, langkah Microsoft ini ada latar belakangnya. Seperti dikutip <b>detikINET</b> dari AFP, Jumat (22/2/2008), tindakan ini dilakukan setelah Komisi Eropa berulangkali menginvestigasi Microsoft atas tuduhan monopoli bisnis. Menurut Microsoft, mereka akan melakukan langkah yang diperlukan untuk memenuhi hukum di Eropa.</p>
<p>Meski demikian, Komisi Eropa yang pernah mendenda Microsoft karena dinilai bersalah memanfaatkan dominasinya di pasaran, tampaknya tak begitu terkesan. &#8220;Pengumuman ini tak ada kaitannnya dengan pertanyaan apakah Microsoft telah memenuhi aturan hukum Eropa atau tidak,&#8221; demikian pernyataan mereka. <b> 	(	fyk	/	fyk	)</b></p>
<p>Sumber : http://www.detikinet.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=34&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/microsoft-beberkan-rahasia-softwarenya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muslims in Copenhagen Protest Reprinting of Danish Cartoons</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/muslims-in-copenhagen-protest-reprinting-of-danish-cartoons/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/muslims-in-copenhagen-protest-reprinting-of-danish-cartoons/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 19:27:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/muslims-in-copenhagen-protest-reprinting-of-danish-cartoons/</guid>
		<description><![CDATA[Saturday, 16 February 2008 BBC Hundreds of Danish Muslims have been demonstrating in Copenhagen against the reprinting of a cartoon of the Prophet Muhammad they consider offensive. The cartoon depicts the Prophet with a bomb in his turban. All major Danish newspapers decided to republish it after Danish intelligence said it had uncovered a plot [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=33&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saturday, 16 February 2008				 			 					 			 				<b><span style="font-size:12pt;"><a href="http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/europe/7247817.stm" target="_blank">BBC</a></span></b></p>
<div align="justify">
Hundreds of Danish Muslims have been demonstrating in Copenhagen against the reprinting of a cartoon of the Prophet Muhammad they consider offensive.</p>
<p>The cartoon depicts the Prophet with a bomb in his turban.</p></div>
<div align="justify">
All major Danish newspapers decided to republish it after Danish intelligence said it had uncovered a plot to kill one of the cartoonists.</p>
<p>Protestors marched in the capital&#8217;s streets shouting &#8220;God is Great!&#8221; and &#8220;Freedom of speech is like a plague!&#8221;.</p></div>
<div align="justify"><span id="more-33"></span></p>
<p>Many carried the black and white flags of Hizb ut-Tahrir &#8211; the radical Islamic party that calls for the creation of a caliphate.</p>
<p>Earlier, at Friday prayers, Danish Muslims from many backgrounds expressed frustration that one of the cartoons they find so offensive could have been printed again.</p>
<p>Weary resignation</p>
<p>Many said they simply could not understand the motive unless it was hatred for Islam.</p>
<p>But the overwhelming mood was not so much anger but weary resignation; a sense that they have been through this crisis once before and nothing has been learnt.</p>
<p>Some Danish Muslims said they felt the problem was not the Danish people who were, if not well informed about Islam, at least generally liberal.</p>
<p>Instead, they pointed the finger of blame at the Danish media, saying it had stirred controversy instead of trying to help mend community relations.</p>
<p>On Tuesday, Denmark&#8217;s Security and Intelligence Service said it had uncovered a plot by three Muslims in Denmark to kill one of the cartoonists.</p>
<p>Two of the men, who are not Danish citizens, are due to be expelled to Tunisia rather than put on trial.</p>
<p>Many Danish Muslims criticised this decision, saying it would be better to examine the evidence and punish the men if they were really guilty.</p>
<p><b><span style="font-size:12pt;">Muslims in Copenhagen Protest Reprinting of Danish Cartoons</span></b></p>
<p><b><span style="font-size:12pt;"><a href="http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=20601100&amp;sid=aukKNdaEgPBc&amp;refer=germany" target="_blank">Bloomberg</a></span></b></p>
<p>By Christian Wienberg and Tasneem Brogger</p>
<p>Feb. 15 (Bloomberg) &#8212; Muslims staged a demonstration in Copenhagen to protest the reprinting in Danish newspapers of cartoons that depict the Prophet Muhammad.</p>
<p>The event, arranged by the Danish branch of an Islamist organization, Hizb ut-Tahrir, took place today in the Noerrebro district. Danish television channel TV2 said some 1,500 people participated.</p>
<p>Hizb ut-Tahrir staged the demonstration to protest &#8220;the hateful insults against the Prophet Muhammad,&#8221; the organization said on its Web site.</p>
<p>Denmark&#8217;s three biggest newspapers, and about a dozen regional ones, on Feb. 13 reprinted an image of Muhammad by cartoonist Kurt Westergaard, whom police say was the target of a terrorist-related murder plot. The cartoon was one of 12 printed in 2005 by newspaper Jyllands-Posten, which prompted protests in Muslim communities worldwide at the beginning of 2006.</p>
<p>Danish police had arrested three suspects Feb. 12 in the alleged plot to kill Westergaard, 73.</p>
<p>Hundreds of demonstrators participated today in a Hamas- staged rally in the Gaza Strip protesting the caricatures, Agence France-Presse reported.</p>
<p>Youths also rallied today in Pakistan and burned a picture of Anders Fogh Rasmussen, Denmark&#8217;s prime minister, AFP said. The Danish government repeated a warning to Danes to avoid &#8220;unnecessary&#8221; trips to Pakistan.</p></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=33&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/muslims-in-copenhagen-protest-reprinting-of-danish-cartoons/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nabi Muhammad Saw. Dihina Lagi!</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/nabi-muhammad-saw-dihina-lagi/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/nabi-muhammad-saw-dihina-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 19:15:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uneg-uneg]]></category>
		<category><![CDATA[kartun nabi]]></category>
		<category><![CDATA[nabi dihina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/nabi-muhammad-saw-dihina-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Atas nama kebebasan, Islam dan Rasulullah saw. kembali dihina. Pada tahun 2005 lalu, Koran Jyllands-Posten Denmark menerbitkan kartun-kartun Kanjeng Nabi Muhammad saw. Dalam kartun itu digambarkan Rasulullah saw. membawa pedang dan menenteng ‘bom’. Bahkan dalam salah satu kartunnya, Rasulullah saw. digambarkan sebagai orang yang bersorban, dan di sorbannya terselip bom (terlihat dari bentuk dan sumbunya). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=32&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Atas nama kebebasan, Islam dan Rasulullah saw. kembali dihina. Pada tahun 2005 lalu, Koran<i> Jyllands-Posten <span style="font-style:normal;">Denmark</span><span style="font-style:normal;"> menerbitkan kartun-kartun Kanjeng Nabi Muhammad saw. Dalam kartun itu digambarkan Rasulullah saw. membawa pedang dan menenteng ‘bom’. Bahkan dalam salah satu kartunnya, Rasulullah saw. digambarkan sebagai orang yang bersorban, dan di sorbannya terselip bom (terlihat dari bentuk dan sumbunya). Lalu, Januari 2006 kartun-kartun itu dimuat di media massa Norwegia. Bahkan karikatur-karikatur tersebut muncul di berbagai koran harian Prancis, seperti </span>France Soir</i>.</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;color:black;">Kasus tersebut mencuat lagi setelah Badan Intelijen Denmark, PET (12/2/2008), mengklaim berhasil mengagalkan sebuah rencana pembunuhan terhadap kartunis Kurt Westergaard, yang menggambar kartun Nabi Muhammad itu. Keesokan harinya (13/2/2008)</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">, karikatur yang melecehkan dan menghina Islam tersebut dimuat kembali oleh sebelas media massa terkemuka di Denmark dan televisi nasional, termasuk <i>Koran Jyllands-Posten</i>. S</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">edikitnya tiga harian di Eropa, yaitu di Swedia, Belanda dan Spanyol, juga mencetak karikatur penuh kebencian itu. Anehnya, pada 13/2/2008, <span style="color:black;">orang nomor satu PET, Jacob Scharf, segera membebaskan para tersangka dari tuduhan itu. Pihak berwenang tidak membeberkan bukti yang mendukung tuduhan mereka, tetapi kemudian dengan mudah melepas mereka. Ini menunjukkan ada upaya sengaja untuk menghina Islam dan Rasul-Nya dengan justifikasi klaim bohong tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span id="more-32"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Dulu, tahun 2005, pemerintah Denmark merestui penghinaan tersebut. Kala itu, Pemerintah Denmark lewat PM Anders Fogh Rasmussen membela koran dengan alasan hak kebebasan berbicara. Kini, alasan yang sama disampaikan. “Kami tidak meminta maaf bagi kebebasan berbicara,” ujar Soevndal, pemimpin Partai Rakyat Sosialis, seperti dikutip <i><span style="font-family:Verdana;">BBC</span></i>, Minggu (17/2/2008). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Kebebasan hanyalah kedok. Intinya adalah kebencian. Tengoklah ucapan <span style="color:black;">Kurt Westergaard, kartunis yang menggambar kartun Nabi itu, kepada <i>Berlingske Tidende</i>, Rabu (13/2), ”Dengan kartun ini saya ingin menunjukkan bagaimana fanatiknya Islam fundamental atau teroris menggunakan agama sebagai jenis senjata spriritual.” </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;"><br />
<b>Kebebasan Mereka adalah Kebencian</b></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Kebebasan beragama dan kebebasan berbicara yang disembah oleh kalangan sekular dan liberal merupakan penyakit berbahaya. Mereka tidak membedakan mana kebebasan yang muncul dari fitrah manusia dan mana yang justru merusaknya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Realitas menunjukkan bahwa kebebasan beragama ada dua jenis. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Kebebasan jenis pertama adalah kebebasan untuk menganut agama dan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya. Bentuk kebebasan demikian dijamin oleh Islam. Allah SWT berfirman:</span></p>
<p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-left:18pt;text-align:right;line-height:150%;direction:rtl;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;">لاََ إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ</span><span dir="ltr" style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.</span></i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;"> (QS al-Baqarah[2]: 256). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Kebebasan jenis ini muncul dari fitrah manusia untuk mensucikan sesuatu yang dijadikan sesembahan (<i>gharîzah tadayyun</i>). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Berbeda dengan itu, kebebasan jenis kedua merupakan kebebasan untuk merusak agama, mengolok-olok dan menodai agama, atau meruntuhkan bangunan agama. Kebebasan demikian sangat berbahaya dan menyalahi fitrah manusia. Sebab, ia menggiring manusia pada pertentangaan dan perpecahan masyarakat, bahkan dapat berujung pada porak-porandanya tatanan masyarakat dan negara. Penghinaan terhadap Rasulullah kekasih kaum Mukmin lewat kartun, penghinaan al-Quran dengan dimasukkan ke kloset sebagaimana terjadi di Guantanamo, atau al-Quran dituduh sebagai <i>The Satanic Verses</i> (ayat-ayat setan), pengakuan sebagai nabi/rasul baru dalam Islam setelah Nabi Muhammad saw., meyakini buku <i>Tadzkirah</i> yang memutarbalikkan al-Quran sebagai wahyu suci, dalam kasus Ahmadiyah, dll. termasuk ke dalam kebebasan jenis ini. Kebebasan ini dilarang dalam Islam. Tengoklah, Rasulullah saw. menyatakan Musailamah dan siapapun yang mengaku nabi/rasul dan mengklaim menerima wahyu sesudah beliau sebagai pendusta/<i>al-kadzdzab</i> (HR al-Bukhari dan Ahmad). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Setelah menelaah banyak hadis, Imam asy-Syaukani menukil pendapat para fukaha, antara lain pendapat Imam Malik, yang mengatakan bahwa orang kafir <i>dzimmi</i> seperti Yahudi, Nasrani dan sebagainya yang menghujat Rasulullah saw., harus dijatuhi hukuman mati; kecuali jika mereka bertobat dan masuk Islam. Adapun jika pelakunya seorang Muslim, ia harus dieksekusi tanpa diterima tobatnya. Imam asy-Syaukani mengatakan bahwa pendapat tersebut sama dengan pendapat Imam Syafii dan Imam Hanbali.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Kebebasan demikian lahir dari sekularisme, pluralisme dan liberalisme. Kebebasan ini pulalah yang dipropagandakan oleh Barat dan orang Islam yang membebek kepadanya. Tidaklah mengherankan, fakta menunjukkan kebebasan liar seperti ini tidak akan dapat menyatukan manusia. Kebebasan jenis kedua ini menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat. Penghinaan satu pihak terhadap pihak lain dibiarkan atas nama kebebasan. Peradaban sekular telah gagal mewujudkan kedamaian dan keharmonisan manusia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Sayangnya, ada pihak yang disebut ‘tokoh’ bahkan ‘tokoh Islam’ yang justru membela kebebasan jenis kedua itu. Dalihnya: kebebasan berbicara. Mereka terjebak oleh slogan ‘Islam moderat’ yang diusungnya. Padahal, sadar atau tidak, tindakan mereka itu sedang menelikung Islam dan merobohkan umatnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;"><br />
<b>Sikap Penguasa vs Khalifah</b></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Anehnya, mayoritas penguasa di Dunia Islam saat ini diam. Pemerintah Indonesia pun tidak menganggap hal ini sebagai perkara penting. Buktinya, tindakan paling ringan pun tidak mereka lakukan. Mereka tidak melakukan kutukan, protes atau memanggil duta besar Denmark dan negara lain yang terlibat penghinaan atas Islam. Bandingkan, jika kepala negara dihina, segera pelakunya diprotes dan diadili. Padahal lebih mulia mana Nabi Muhammad saw dibanding mereka? Namun, mengapa ketika Rasulullah saw. dihina mereka diam saja? Dimana letak penghormatan dan kecintaan mereka kepada Nabi Muhammad saw.? Bukankah Rasulullah saw. harus lebih dicintai daripada keluarga, harta, diri sendiri, bahkan manusia secara keseluruhan seperti ditegaskan dalam banyak hadis? Sikap seperti ini bukanlah sikap penguasa Muslim, bertentangan dengan ajaran Islam dan jauh dari sikap para khalifah kaum Muslim.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Dulu, Prancis pernah merancang untuk mengadakan pertunjukan drama yang diambil dari hasil karya Voltaire. Isinya bertemakan “Muhammad atau Kefanatikan”. Di samping mencaci Rasulullah saw., drama tersebut menghina Zaid dan Zainab. Ketika Khalifah Abdul Hamid mengetahui berita tersebut, melalui dutanya di Prancis, beliau segera memberikan ancaman kepada Pemerintah Prancis supaya menghentikan pementasan drama tersebut. Beliau mengingatkan bahwa ada tindakan politik yang akan dihadapi Prancis jika tetap meneruskan dan mengizinkan pementasan tersebut. Prancis akhirnya membatalkannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Tidak berhenti sampai di situ. Perkumpulan teater tersebut berangkat ke Inggris. Mereka merencanakan untuk menyelenggarakan pementasan serupa. Sekali lagi, Khalifah Abdul Hamid memberikan ancaman kepada Inggris. Inggris menolak ancaman tersebut. Alasannya, tiket sudah terjual habis dan pembatalan drama tersebut bertentangan dengan prinsip kebebasan (<i>freedom</i>) rakyatnya. Perwakilan Khilafah Utsmaniyah di sana mengatakan kepada Pemerintah Inggris bahwa Prancis telah menggagalkan acara tersebut sekalipun sama-sama mengusung kebebasan. Pihak Inggris justru menegaskan bahwa kebebasan yang dinikmati rakyatnya jauh lebih baik daripada apa yang ada di Prancis. Setelah mendengar sikap Inggris demikian, sang Khalifah menyampaikan, ”Saya akan mengeluarkan perintah kepada umat Islam dengan mengatakan bahwa Inggris sedang menyerang dan menghina Rasul kita! Saya akan mengobarkan jihad akbar!” </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Melihat keseriusan Khalifah dalam menjaga kehormatan Rasulullah saw. tersebut, Pemerintah Inggris segera melupakan sesumbarnya tentang kebebasan, dan pementasan drama itu pun dibatalkan (Lihat: Majalah <i>al-Wa‘ie</i>, No. 31, 2003). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;">Hakikat drama di atas dengan tema ”Muhammad atau Kefanatikan” sama dengan hakikat pembuatan kartun Nabi saw. saat ini. Lihatlah ungkapan <span style="color:black;">Kurt Westergaard, </span>pembuat kartun-kartun itu, sekali lagi, <span style="color:black;">”Dengan kartun ini saya ingin menunjukkan bagaimana fanatiknya Islam fundamental atau teroris menggunakan agama sebagai jenis senjata spriritual.” Isinya, sama-sama mengusung tema, ”Muhammad atau Kefanatikan”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;color:black;">Semestinya, sikap penguasa dan para ulama dalam menyikapi karikatur/kartun Nabi saw. juga sama dengan sikap Khalifah Abdul Hamid di atas. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;color:black;"><br />
<b>Wahai umat Islam!<br />
Wahai umat Muhammad saw.!</b></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;color:black;">Penghinaan terhadap Islam dan Rasulullah saw. terus berulang. Hal serupa akan terus terulang hingga mereka tahu bahwa kita umat Muhammad saw. memiliki benteng. Mereka tahu, penguasa saat ini bukanlah benteng bagi umat. Benteng itu adalah Khalifah. Karena itu, Hizbut Tahrir bersama dengan berbagai komponen umat terus berjuang mewujudkan Khilafah. Tanpa Khilafah, kita akan terus diinjak-injak. Padahal kita adalah umat terbaik. Lupakah kita akan firman Allah SWT:</span></p>
<p class="MsoNormal" dir="rtl" style="margin-left:18pt;text-align:right;line-height:150%;direction:rtl;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;color:black;">كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللهِ</span><span dir="ltr" style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Arial;color:black;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;line-height:150%;"><i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;color:black;">Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, melakukan amar makruf nahi mungkar dan beriman kepada Allah. </span></i><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;color:black;">(QS Ali Imran [3]:110). </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Verdana;color:black;">Karena itu, siapa pun yang menyerang pendirian khilafah yang jelas-jelas telah membela Nabi dan Islam, hakikatnya sama dengan membiarkan Islam dan Nabinya terus dinistakan. Mereka adalah bagian dari kaki tangan orang kafir penjajah. []</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=32&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/nabi-muhammad-saw-dihina-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Khalifah Umar Bin Khatab, Pemimpin Yang Penuh Tanggung Jawab</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/khalifah-umar-bin-khatab-pemimpin-yang-penuh-tanggung-jawab/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/khalifah-umar-bin-khatab-pemimpin-yang-penuh-tanggung-jawab/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 19:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin adil]]></category>
		<category><![CDATA[umar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Khalifah Umar bin Khatab dikenal sebagai pemimpin yang sangat disayangi rakyatnya karena perhatian dan tanggungjawabnya yang luar biasa pada rakyatnya. Salah satu kebiasaannya adalah melakukan pengawasan langsung dan sendirian berkeliling kota mengawasi kehidupan rakyatnya. Inilah beberapa kisahnya. Pada suatu malam hartawan Abdurrahman bin Auf dipanggil oleh Khalifah Umar bin Khattab untuk diajak pergi ke pinggir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=31&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Khalifah Umar bin Khatab dikenal sebagai pemimpin yang sangat disayangi rakyatnya karena perhatian dan tanggungjawabnya yang luar biasa pada rakyatnya. Salah satu kebiasaannya adalah melakukan pengawasan langsung dan sendirian berkeliling kota mengawasi kehidupan rakyatnya. Inilah beberapa kisahnya.</p>
<p>Pada suatu malam hartawan Abdurrahman bin Auf dipanggil oleh Khalifah Umar bin Khattab untuk diajak pergi ke pinggir kota Madinah.<br />
“Malam ini akan ada serombongan kafilah yang hendak bermalam di pinggir kota, dalam perjalanan pulang”, kata Khalifah Umar kepada Abdurrahman bin Auf.<br />
“Lalu apa masalahnya?” tanya Abdurrahman.<br />
“Kafilah ini akan membawa barang dagangan yang banyak, maka kita sebaiknya ikut menjaga keselamatan barang dari gangguan tangan-tangan usil. Jadi nanti malam kita bersama-sama harus mengawal mereka”, sahut sang Khalifah. Abdurahman dengan senang hati membantu dan siap mengorbankan jiwa raganya menemani tugas khalifah yang ia cintai ini.</p>
<p><span id="more-31"></span></p>
<p>Demikianlah sang khalifah menjalankan tugasnya, turun tangan langsung untuk memastikan rakyatnya tidur dan hidup dengan tenang. Bahkan malam itu khalifah Umar mendesak Abdurahman untuk tidur sambil siaga sementara ia sendiri tetap terjaga hingga pagi hari.</p>
<p>Khalifah Umar bin Khattab memang dikenal sebagai seorang pemimpin yang selalu melakukan perbuatan-perbuatan baik secara diam-diam. Orang yang ditolongnya sering tidak tahu, bahwa penolongnya adalah khalifah yang sangat mereka cintai.</p>
<p>Pernah suatu malam Auza’iy pernah ‘memergoki’ Khalifah Umar masuk rumah seseorang. Ketika keesokan harinya Auza’iy datang ke rumah itu, ternyata penghuninya seorang janda tua yang buta dan sedang menderita sakit. Janda itu mengatakan, bahwa tiap malam ada orang yang datang ke rumahnya untuk mengirim makanan dan obat-obatan. Tetapi janda tua itu tidak pernah tahu siapa orang tersebut! Padahal orang yang mengunjunginya tiap malam tersebut tak lain adalah adalah khalifah yang sangat ia kagumi selama ini.</p>
<p>Pada suatu malam lainnya ketika Khalifah Umar berjalan-jalan di pinggir kota, tiba-tiba ia mendengar rintihan seorang wanita dari dalam sebuah kemah yang lusuh. Ternyata yang merintih itu seorang wanita yang akan melahirkan . Di sampingnya, duduk suaminya yang kebingungan. Maka pulanglah sang Khalifah ke rumahnya untuk membawa isterinya, Ummu Kalsum, untuk menolong wanita yang akan melahirkan anak itu. Tetapi wanita yang ditolongnya itu pun tidak tahu bahwa orang yang menolongnya dirinya adalah Khalifah Umar, Amirul Mukminin yang mereka cintai.</p>
<p>Pada kisah lainnya, ketika sang Khalifah sedang ’meronda’, ia mendengar tangisan anak-anak dari sebuah rumah kumuh. Dari pinggiran jendela ia mendengar, sang ibu sedang berusaha menenangkan anaknya. Rupanya anaknya menangis karena kelaparan sementara sang ibu tidak memiliki apapun untuk dimasak malam itu. Sang ibupun berusaha menenangkan sang anak dengan berpura-pura merebus sesuatu yang tak lain adalah batu, agar anaknya tenang dan berharap anaknya tertidur karena kelelahan menunggu. Sambil merebus batu dan tanpa mengetahui kehadiran Khalifah Umar diluar jendela, sang ibupun bergumam mengenai betapa enaknya hidup khalifah negeri ini dibanding hidupnya yang serba susah. Khalifah Umar yang mendengar hal ini tak dapat menahan tangisnya, iapun pergi saat itu juga meninggalkan rumah itu. Malam itu juga ia menuju ke gudang makanan yang ada di kota, dan mengambil sekarung bahan makanan untuk diberikan kepada keluarga yang sedang kelaparan itu. Bahkan ia sendiri yang memanggul karung makanan itu dan tidak mengizinkan seorang pegawainya yang menemaninya untuk membantunya. Ia sendiri pula yang memasak makanan itu, kemudian menemani keluarga itu makan, dan bahkan masih sempat pula menghibur sang anak hingga tertidur sebelum ia pamit untuk pulang. Dan keluarga itu tak pernah tahu bahwa yang datang mempersiapkan makanan buat mereka malam itu adalah khalifah Umar bin Khatab !</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=31&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/23/khalifah-umar-bin-khatab-pemimpin-yang-penuh-tanggung-jawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Mana-mana Harga Bahan Pokok Melambung</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/21/di-mana-mana-harga-bahan-pokok-melambung/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/21/di-mana-mana-harga-bahan-pokok-melambung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 11:48:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Kompas &#8211; Dalam sebulan terakhir harga komoditas bahan kebutuhan pokok di sejumlah provinsi terus melambung. Kenaikan harga terutama terjadi pada telur, minyak goreng, dan terigu. Pemerintah provinsi tidak bisa berbuat banyak karena kenaikan harga menyangkut kebijakan nasional. Di Pasar Kranggan dan Pasar Beringharjo, Yogyakarta, tepung terigu yang semula Rp 6.000 per kilogram (kg) kini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=30&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify"></div>
<p>Jakarta, Kompas  &#8211; Dalam sebulan terakhir harga komoditas bahan kebutuhan pokok di sejumlah provinsi terus melambung. Kenaikan harga terutama terjadi pada telur, minyak goreng, dan terigu. Pemerintah provinsi tidak bisa berbuat banyak karena kenaikan harga menyangkut kebijakan nasional.</p>
<p align="justify">Di Pasar Kranggan dan Pasar Beringharjo, Yogyakarta, tepung terigu yang semula Rp 6.000 per kilogram (kg) kini mencapai Rp 6.750 per kg. Harga telur pun naik Rp 1.000 dari harga sebelumnya Rp 9.500 per kg. Untuk minyak goreng curah, harga sebelumnya yang Rp 162.000 per kaleng ukuran 17 kg kini menjadi Rp 167.000.</p>
<p align="justify"><span id="more-30"></span></p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Jika terigu dibanderol dengan harga Rp 6.300 per kg, di Beringharjo kini mencapai Rp 7.000. Kenaikan harga terigu disusul dengan naiknya harga bahan pangan dengan berbahan dasar terigu seperti mi instan. Jika satu dus sebelumnya dihargai Rp 30.000, sekarang dijual Rp 40.000. Demikian juga dengan kuetiau saat ini harganya Rp 3.000 per pak atau naik Rp 500 dari Rp 2.500.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Menurut Yadi (45), penjual bahan kebutuhan pokok di Pasar Beringharjo, kenaikan harga sudah berlangsung sejak awal Januari. Meski harga naik, para pedagang mengaku stok sembako mereka memadai. &#8220;Harga cenderung naik terus tiap pekan. Kami tidak semena-mena menaikkan harga karena harga kulakan memang naik,&#8221; kata Ndaruwati dari Toko Lestari, agen penyalur terigu dan minyak goreng di Bantul.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify"><b>Sangat terbebani</b></p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalsel Subarjo di Banjarmasin, Senin (21/1), menyatakan, masyarakat sangat terbebani. &#8220;Saya sudah menyampaikan permintaan ini beberapa hari lalu kepada pejabat terkait di departemen perdagangan,&#8221; katanya tentang harga minyak goreng curah eceran yang melonjak Rp 11.500-Rp 12.000 per liter dari harga sebelumnya Rp 11.000.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Subarjo meminta agar pemerintah menyediakan minyak goreng bersubsidi minimal 150.000 liter, sebagaimana disalurkan pada akhir 2007. Saat itu bantuan ditujukan untuk 75.000 keluarga miskin yang masing-masing menerima 2 liter dengan subsidi Rp 2.500.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">&#8220;Sekarang penyaluran minyak bersubsidi itu jadi sangat diperlukan karena hampir semua harga barang kebutuhan sehari-hari naik,&#8221; kata Subarjo.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Beberapa pedagang gorengan di Banjarmasin mengaku, selain dampak kenaikan harga bahan pokok, keuntungan mereka juga turun karena kesulitan mendapatkan minyak tanah yang harganya mencapai Rp 4.000-Rp 5.000 per liter.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify"><b>Berbagai provinsi</b></p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok nyaris serentak terjadi di Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Banten, dan DKI Jakarta.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung Ernawan Natasaputra mengatakan, kenaikan harga minyak goreng yang tertinggi, disusul kenaikan harga terigu dan kedelai, turut memusingkan pedagang.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Menurut Ny Ani (39), pedagang di Pasar Kosambi, Bandung, jika harga terus naik, pedagang tidak akan bisa memenuhi pasokan barang. Dengan pembeli yang makin turun, kenaikan harga jadi beban berat pedagang. &#8220;Jumlah pembeli turun 50 persen, bahkan kerugian saya hingga 100 persen. Pedagang banyak yang nombok karena modal dan penghasilan tak seimbang,&#8221; kata Ny Ani.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Ia menambahkan, harga minyak goreng bukan kemasan naik jadi Rp 10.500 dari Rp 8.000 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan kelas satu Rp 12.500 per liter, naik dari sebelumnya Rp 10.000 per liter. Minyak goreng kemasan kelas dua naik dari Rp 9.000 jadi Rp 11.500 per liter.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Hal yang sama dikatakan Ny Anda (50), pedagang di Pasar Cihaurgeulis, Bandung. Ia terpaksa menurunkan permintaan barang kepada agen karena harga-harga semakin tak terjangkau lagi dengan modal yang ada. &#8220;Bila harga makin tinggi, lebih baik berhenti sementara,&#8221; ujarnya.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Di Pasar Wonokromo, Surabaya, harga minyak goreng curah dijual Rp 10.000-Rp 10.500 per kg, naik dari harga dua minggu lalu Rp 8.500. Harga gula pasir Rp 6.000-Rp 6.500 per kg, atau naik Rp 200 dari harga seminggu sebelumnya.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Ali (38), penjual kelontong di Pasar Wonokromo, mengatakan, kenaikan harga bukan karena pasokan berkurang, melainkan karena permainan distributor. Harga ayam potong empat hari lalu masih Rp 12.500-Rp 13.000 per kg, saat ini dijual Rp 15.000.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Kenaikan tertinggi dicatat oleh harga cabai merah besar yang mencapai Rp 12.000 per kg dan cabai merah kecil Rp 20.000 per kg. Harga itu naik 30 persen dari harga seminggu sebelumnya. Adapun bawang merah dari Rp 8.000 per kg naik jadi Rp 10.000 per kg dalam dua hari terakhir.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Seger (48), pedagang sayuran di Pasar Wonokromo, menambahkan, kenaikan harga cabai dan bawang merah disebabkan oleh kegagalan panen dan panen tak serentak di sentra produksi di Probolinggo dan Kediri.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify"><b>Hingga Rp 17.000 per kg</b></p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Di Kabupaten dan Kota Serang, Banten, kenaikan harga minyak goreng curah hingga di atas Rp 17.000 per kg. Para pemilik warung terpaksa menaikkan harga karena takut tidak bisa lagi kulakan minyak goreng.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Kasmin, pemilik warung kelontong di Desa Margaluyu, Kasemen, Kota Serang, menjual minyak goreng curah bungkusan berisi seperempat liter seharga Rp 3.800 per bungkus. Sejumlah warung di Ciomas, Serang, menjual minyak goreng Rp 17.500-Rp 18.000 per kg. Di Pasar Induk Rau, Serang, pedagang menjual minyak goreng Rp 9.600-Rp 9.700 per liter, atau setara dengan Rp 12.000-Rp 12.125 per kg. Padahal, harga di tingkat distributor masih Rp 9.500-Rp 9.600 per kg.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Di Sumatera Utara dan Sumatera Barat kenaikan harga terjadi hampir di semua jenis bahan makanan yang berkomponen bahan impor, seperti minyak goreng, tepung terigu, dan mentega.</p>
<div align="justify"></div>
<p align="justify">Di Pasar Ulak Karang, Padang, harga eceran minyak goreng Rp 10.000 per kilogram, bahkan di Medan dan Bandar Lampung Rp 10.500. &#8220;Setiap kali mengambil minyak goreng dari agen, harganya pasti naik. Kenaikan sekitar Rp 100 per kg dan tak pernah turun,&#8221; kata Linda, pedagang di Pasar Ulak Karang. (A06/A02/A11/PRA/ENY/MHF/AYS/BEN/SEM/KOR/FER/WSI/HLN/ITA/ART/CHE/FUL/BEE/A13/POL/NTA/ COK/ARN/RTS/MAS/DAY/HAM)</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.01.22.04123886&amp;channel=2&amp;mn=2&amp;idx=2" target="_blank">http://www.kompas.com </a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=30&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/21/di-mana-mana-harga-bahan-pokok-melambung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RASULULLAH S.A.W. DAN UANG 8 DIRHAM</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/19/rasulullah-saw-dan-wang-8-dirham/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/19/rasulullah-saw-dan-wang-8-dirham/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 17:05:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Budak]]></category>
		<category><![CDATA[Dirham]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari Nabi Muhammad s.a.w. bermaksud belanja. Dengan bekal uang 8 dirham, beliau hendak membeli pakaian dan peralatan rumah tangga. Belum juga sampai di pasar, beliau mendapati seorang wanita yang sedang menangis. Nabi Muhammad s.a.w. sempatkan bertanya kenapa menangis. Apakah sedang ditimpa musibah? Perempuan itu menyampaikan bahwa ia adalah seorang budak yang sedang kehilangan uang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=28&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;">Suatu hari Nabi Muhammad s.a.w. bermaksud belanja. Dengan bekal uang 8 dirham, beliau hendak membeli pakaian dan peralatan rumah tangga. Belum juga sampai di pasar, beliau mendapati seorang wanita yang sedang menangis. Nabi Muhammad s.a.w. sempatkan bertanya kenapa menangis. Apakah sedang ditimpa musibah? Perempuan itu menyampaikan bahwa ia adalah seorang budak yang sedang kehilangan uang sebesar 2 dirham. Ia menangis sangat takut dihukum oleh majikannya. Dua dirham dikeluarkan dari saku Rasulullah s.a.w. untuk menghibur perempuan malang tersebut. Kini tinggal 6 dirham. Beliau bergegas membeli gamis, pakaian kesukaanya. Akan tetapi baru beberapa langkah dari pasar, seorang tua lagi miskin setengah teriak berkata, &#8220;Barang siapa yang memberiku pakaian, Allah s.w.t. akan mendandaninya kelak.&#8221; Rasulullah s.a.w. memeriksa laki-laki tersebut. Pakaiannya lusuh, tak pantas lagi dipakai. Gamis yang baru dibelinya dilepas dan diberikan dengan sukarela kepadanya. Nabi Muhammad s.a.w. tak jadi memakai baju baru.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span id="more-28"></span><span><!--[if gte vml 1]&amp;gt;                                                  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--></span><span style="color:black;">Dengan langkah ringan Nabi Muhammad s.a.w. hendak segera pulang. Akan tetapi lagi-lagi Nabi Muhammad s.a.w. harus bersabar. Kali ini Nabi Muhammad s.a.w. menjumpai perempuan yang diberi dua dirham tersebut mengadukan persoalan, bahwa ia takut pulang. Ia khawatir akan dihukum oleh majikannya karena terlambat. Sebagai budak saat itu nilainya tidak lebih dari seekor binatang. Hukuman fisik sudah sangat lazim diterima. Rasulullah s.a.w.diutus di dunia untuk mengadakan pembelaan terhadap rakyat jelata. Dengan senang hati Rasulullah s.a.w. mengantarkan perempuan tersebut ke rumah majikannya. Sesampainya di rumah, Rasulullah s.a.w. mengucapkan salam. Sekali, dua kali belum ada jawaban. Baru salam yang ketiga dijawab oleh penghuni rumah. Nampaknya semua penghuni rumah tersebut adalah perempuan. Ketika ditanya kenapa salam Baginda s.a.w. tidak dijawab, pemilik rumah itu mengatakan sengaja melakukannya dengan maksud didoakan Rasulullah s.a.w. dengan salam tiga kali. Selanjutnya Rasulullah s.a.w. menyampaikan maksud kedatangannya. Rasulullah s.a.w. mengantar perempuan yang menjadi budak tersebut karena takut mendapat hukuman. Rasulullah s.a.w.kemudian menyampaikan, &#8220;Jika perempuan budak ini salah dan perlu dihukum, biarlah aku yang menerima hukumannya.&#8221; Mendengar ucapan Rasulullah s.a.w. itu penghuni rumah terkesima. Mereka merasa mendapat pelajaran yang sangat berharga dari baginda Rasulullah s.a.w.. Seketika itu juga mereka berkata &#8220;Budak belian ini merdeka karena Allah s.w.t..&#8221; Betapa bahagianya Rasulullah s.a.w. mendengar pernyataan itu. Rasulullah s.a.w. sangat bersyukur dengan uang 8 dirham mendapat keuntungan ribuan dirham, yakni harga budak itu sendiri. Rasulullah s.a.w. berkata, &#8220;Tiadalah aku melihat delapan dirham demikian besar berkatnya dari pada delapan dirham yang ini. Allah s.w.t. telah memberi ketenteraman bagi orang yang ketakutan, memberi pakaian orang yang telanjang, dan membebaskan seorang budak belian.&#8221;Akhirnya, rahmat dan kasih sayang, bantuan dan pertolongan kepada masyarakat bawah akan mendatangkan kesejahteraan dan kemajuan. Allah s.w.t. berfirman dalam sebuah hadits Qudsyi.<i> &#8220;Bahwanya Allah menolong hamba-Nya, selama ia menolong saudaranya.&#8221; </i></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=28&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/19/rasulullah-saw-dan-wang-8-dirham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RASULULLAH S.A.W. DAN PENGEMIS YAHUDI BUTA</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/19/rasulullah-saw-dan-pengemis-yahudi-buta/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/19/rasulullah-saw-dan-pengemis-yahudi-buta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 16:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[pengemis]]></category>
		<category><![CDATA[rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi buta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah, ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata &#8220;Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya&#8221;. Setiap pagi Rasulullah s.a.w. mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=27&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:170%;margin:12pt 0 0.0001pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:170%;font-family:'Arial','sans-serif';color:black;">Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah, ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata &#8220;Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya&#8221;. Setiap pagi Rasulullah s.a.w. mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah s.a.w. menyuap makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. <span> </span>Rasulullah s.a.w melakukannya hingga menjelang Nabi Muhammad s.a.w. wafat.<span>  </span>Setelah Rasulullah s.a.w. wafat, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:170%;margin:12pt 0 0.0001pt;"> <span id="more-27"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:170%;margin:12pt 0 0.0001pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:170%;font-family:'Arial','sans-serif';"><!--[if gte vml 1]&gt;                                                  &lt;![endif]--></span><span style="font-size:10pt;line-height:170%;font-family:'Arial','sans-serif';color:black;">Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, &#8220;Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan&#8221;, Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, &#8220;Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja&#8221;. &#8220;Apakah itu?&#8221;, tanya Abubakar r.a. <span> </span>Setiap pagi Rasulullah s.a.w. selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana&#8221;, kata Aisyah r.ha. Keesokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, &#8220;Siapakah kamu ?&#8221;. Abubakar r.a menjawab, &#8220;Aku orang yang biasa&#8221;. &#8220;Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku&#8221;, jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri&#8221;, pengemis itu melanjutkan perkataannya.</span><span style="font-size:10pt;line-height:170%;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;line-height:170%;"><span style="font-size:10pt;line-height:170%;font-family:'Arial','sans-serif';color:black;">Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah s.a.w. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia&#8230;. Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.</span><span style="font-size:10pt;line-height:170%;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;line-height:170%;"><span style="font-size:10pt;line-height:170%;font-family:'Arial','sans-serif';"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=27&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/19/rasulullah-saw-dan-pengemis-yahudi-buta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertamina Akan Naikkan Harga Tabung Elpiji 3 Kg</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/15/pertamina-akan-naikkan-harga-tabung-elpiji-3-kg/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/15/pertamina-akan-naikkan-harga-tabung-elpiji-3-kg/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Feb 2008 21:25:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/15/pertamina-akan-naikkan-harga-tabung-elpiji-3-kg/</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 5 Pebruari 2008 09:02 PT Pertamina (Persero) akan merevisi harga produksi tabung elpiji kemasan 3 kg, menyusul kenaikan harga bahan baku baja belakangan ini. Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno, di Jakarta, Senin (4/2), mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah sebelum menetapkan kenaikan harga tersebut. &#8220;Kami sedang hitung kenaikannya dan akan keluar dalam beberapa hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=24&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="tanggal">Jakarta,  5 Pebruari 2008 09:02</span><br />
PT Pertamina (Persero) akan merevisi harga produksi tabung elpiji kemasan 3 kg, menyusul kenaikan harga bahan baku baja belakangan ini.</p>
<p>Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno, di Jakarta, Senin (4/2), mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah sebelum menetapkan kenaikan harga tersebut. &#8220;Kami sedang hitung kenaikannya dan akan keluar dalam beberapa hari ini,&#8221; katanya.<br />
<span id="more-24"></span><br />
Saat ini, Pertamina menetapkan harga tabung elpiji tiga kg sekitar Rp91.000 per unit. Harga tabung elpiji mengalami kenaikan mengikuti harga minyak dunia.</p>
<p>Menyangkut impor tabung, Deputi Pemasaran Pertamina Hanung Budya mengatakan, kapal yang membawa 140.000 unit tabung impor dari Thailand akan masuk pada pertengahan Februari ini. &#8220;Kapal akan masuk seminggu sekali,&#8221; katanya.</p>
<p>Pertamina sudah menandatangani kontrak impor tabung sebanyak 1,1 juta unit dengan dua pabrikan asal Thailand.</p>
<p>Pabrikan pertama memasok 850.000 tabung dan kedua 150.000 tabung.</p>
<p>Pertamina menargetkan keseluruhan impor tabung selesai Maret 2008 atau meleset dari target semula Februari 2008. &#8220;Tabung-tabung harus disertifikasi, jadi prosesnya lama,&#8221; kata Hanung.</p>
<p>Impor tabung sebanyak 1,1 juta unit itu untuk memenuhi kebutuhan tahun lalu.</p>
<p>Sementara tahun 2008, total kebutuhan tabung mencapai 25 juta tabung yang 18,5 juta di antaranya dipasok pabrikan domestik dan 6,5 juta sisanya impor. <b>[EL, </b><b>Ant</b><b>]</b></p>
<p>Sumber : <a href="http://www.gatra.com/artikel.php?id=111953" target="_blank">http://www.gatra.com</a></p>
<p><b></b></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=24&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/15/pertamina-akan-naikkan-harga-tabung-elpiji-3-kg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Media Denmark Kembali Terbitkan &#8220;Kartun Nabi Muhammad&#8221;</title>
		<link>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/15/media-denmark-kembali-terbitkan-kartun-nabi-muhammad/</link>
		<comments>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/15/media-denmark-kembali-terbitkan-kartun-nabi-muhammad/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Feb 2008 21:02:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sfathoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/15/media-denmark-kembali-terbitkan-kartun-nabi-muhammad/</guid>
		<description><![CDATA[Media Denmark benar-benar bengal. Mereka nekad kembali terbitkan karikatur Nabi Muhammad. Suara-islam.com&#8211; Koran-koran Denmark, seperti Jyllad-Posten, Politiken, Berlingske Yidene dan surat kabar besar lainnya kembali terbitkan &#8220;kartun Nabi Muhammad&#8221; tersebut pada Rabu lalu, (13/2). Padahal kartun tersebut sebelumnya telah menyulut kemarahan umat Islam di seluruh dunia. Ketujuah belas media massa yang terbit di sana beralasan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=23&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify"><i><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Media Denmark benar-benar bengal. Mereka nekad kembali terbitkan karikatur Nabi Muhammad. </span></i></div>
<p class="storytext" align="justify"><img src="http://www.suara-islam.com/images/stories/SIOnline/pebruari/_42242040_burn_ap_203b.jpg" alt="Sample Image" align="left" height="150" hspace="10" vspace="5" width="200" /><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Suara-islam.com&#8211;</span></b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> Koran-koran Denmark, seperti Jyllad-Posten, Politiken, Berlingske Yidene dan surat kabar besar lainnya kembali terbitkan &#8220;kartun Nabi Muhammad&#8221; tersebut pada Rabu lalu, (13/2). Padahal kartun tersebut sebelumnya telah menyulut kemarahan umat Islam di seluruh dunia. </span></p>
<div align="justify"></div>
<p class="storytext" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketujuah belas media massa yang terbit di sana beralasan, bahwa mereka ingin menunjukkan komitmennya terhadap kebebasan berbicara.”Kami lakukan ini untuk mencatat apa<span>  </span>yang dipertaruhkan dalam masalah ini, dan untuk mendukung secara tegas kebebasan yang akan senantiasa kami pertahankan,’ kutip harian Berlingke Tidende.<span> </span></span></p>
<p class="storytext" align="justify"><span id="more-23"></span></p>
<div align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span> </span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kartun Nabi itu pertama kali diterbitkan koran Jyllands-Posten pada September 2005. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Penerbitan kartun ini menimbulkan kemarahan umat Islam di seluruh dunia. Sejumlah kedutaan besar Denmark di negeri-negeri Islam di serang. </span></div>
<p class="storytext" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karikatur itu menampilkan Nabi Muhammad dengan memakai sorban yang dilukis seperti bom dengan sumbunya. Seperti disampaikan BBC, para redaktur koran-koran itu mengatakan tidak seorang pun harus merasa terancam jiwanya karena menggambar.</span></p>
<div align="justify"></div>
<p class="storytext" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kartun itu juga ditayangkan di televisi nasional, dan bahkan koran-koran yang tidak setuju pemuatan itu pun sekarang ini mendukung kampanye untuk mempertahankan kebebasan berbicara.</span></p>
<p class="storytext" align="justify">Demikianlah kita menyaksikan bagaimana watak asli Barat yang kafir. Dengan dalih kebebasan mereka hina keyakinan umat Islam. Apa yang mereka lakukan ini bisa menjadi awal konflik baru dengan umat Islam di seluruh dunia.</p>
<p class="storytext" align="justify">Pemerintah Iran, Kamis kemarin melayangkan protes kepada kedutaan besar Denmark di Iran. &#8220;Saya memastikan bahwa kejadian itu tidak akan terulang lagi,&#8221; ujar Direktur Eropa tengah dan utara Departemen Luar Negeri Iran, Hassan Baqeri. Menurutnya pemuatan kartun ini sungguh-sungguh menghina lebih dari 1,5 Milyar Muslim di seluruh dunia.<span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> [bbc/pd/www.suara-islam.com]</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sfathoni.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sfathoni.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sfathoni.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sfathoni.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sfathoni.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sfathoni.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sfathoni.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sfathoni.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sfathoni.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sfathoni.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sfathoni.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sfathoni.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sfathoni.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sfathoni.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sfathoni.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sfathoni.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sfathoni.wordpress.com&amp;blog=2443070&amp;post=23&amp;subd=sfathoni&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sfathoni.wordpress.com/2008/02/15/media-denmark-kembali-terbitkan-kartun-nabi-muhammad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da551709f355eaf60d7f4e0efbb186d5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">t0n1_hawk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.suara-islam.com/images/stories/SIOnline/pebruari/_42242040_burn_ap_203b.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sample Image</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
