Sang Pengelana

Back to Syariah

Media Denmark Kembali Terbitkan “Kartun Nabi Muhammad”

Ditulis oleh sfathoni di/pada Februari 15, 2008

Media Denmark benar-benar bengal. Mereka nekad kembali terbitkan karikatur Nabi Muhammad.

Sample ImageSuara-islam.com– Koran-koran Denmark, seperti Jyllad-Posten, Politiken, Berlingske Yidene dan surat kabar besar lainnya kembali terbitkan “kartun Nabi Muhammad” tersebut pada Rabu lalu, (13/2). Padahal kartun tersebut sebelumnya telah menyulut kemarahan umat Islam di seluruh dunia.

Ketujuah belas media massa yang terbit di sana beralasan, bahwa mereka ingin menunjukkan komitmennya terhadap kebebasan berbicara.”Kami lakukan ini untuk mencatat apa  yang dipertaruhkan dalam masalah ini, dan untuk mendukung secara tegas kebebasan yang akan senantiasa kami pertahankan,’ kutip harian Berlingke Tidende. 

Kartun Nabi itu pertama kali diterbitkan koran Jyllands-Posten pada September 2005. Penerbitan kartun ini menimbulkan kemarahan umat Islam di seluruh dunia. Sejumlah kedutaan besar Denmark di negeri-negeri Islam di serang.

Karikatur itu menampilkan Nabi Muhammad dengan memakai sorban yang dilukis seperti bom dengan sumbunya. Seperti disampaikan BBC, para redaktur koran-koran itu mengatakan tidak seorang pun harus merasa terancam jiwanya karena menggambar.

Kartun itu juga ditayangkan di televisi nasional, dan bahkan koran-koran yang tidak setuju pemuatan itu pun sekarang ini mendukung kampanye untuk mempertahankan kebebasan berbicara.

Demikianlah kita menyaksikan bagaimana watak asli Barat yang kafir. Dengan dalih kebebasan mereka hina keyakinan umat Islam. Apa yang mereka lakukan ini bisa menjadi awal konflik baru dengan umat Islam di seluruh dunia.

Pemerintah Iran, Kamis kemarin melayangkan protes kepada kedutaan besar Denmark di Iran. “Saya memastikan bahwa kejadian itu tidak akan terulang lagi,” ujar Direktur Eropa tengah dan utara Departemen Luar Negeri Iran, Hassan Baqeri. Menurutnya pemuatan kartun ini sungguh-sungguh menghina lebih dari 1,5 Milyar Muslim di seluruh dunia. [bbc/pd/www.suara-islam.com]

Tinggalkan Balasan

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.